Soal : Mengapa rumus K lingkaran didefinisikan sebagai "K=2.(pi).r" ?
Jawab : Bagi kita, menghitung Keliling lingkaran adalah hal yang amat mudah, dengan cepat kita dapat menjawab soal-soal yang berhubungan dengan Keliling lingkaran. Namun, sangat disayangkan bila kita tidak mengerti asal usulnya. Untuk menjawabnya, kita harus mengerti dan memehami dulu asal mula (pi). Menurut saya, (pi) adalah suatu konstanta yang telah ditetapkan entah oleh siapa pada jaman dahulu kala, entah tahun berapa juga. Namun, pastilah angka tersebut tidak sembarangan mencomot sembarang angka, melainkan melalui suatu percobaan yang tidak sederhana. Mungkin pandangan tersebut diawali oleh suatu realita sederhana, bahwa "semakin besar lingkaran, diameternya pun pastilah semakin besar, dan sebaliknya". tidak diperlukan IQ 140 atau gelar MSc. untuk menyimpulkan hal tersebut. Asal seseorang mengenal definisi dari "lingkaran" dan "diameter", mereka pastilah tahu tentang hal tersebut. Jika kita mencoba menggali pikiran manusia di masa lampau, menurut saya, mereka sedang berusaha mencari hubungan r (jari-jari) dan K (keliling) lingkaran. Untuk mengetahui asal mula terjadinya , kita harus berpura-pura tidak tahu tentang Rumus Keliling. Saya melakukan percobaan dengan membuat 10 lingkaran (dengan diemeter berbeda-beda, tentunya), dan mengukur kelilingnya menggunakan benang bol. Sehingga diperoleh hasil sbb:
-diameter 2 cm ; keliling = 6,3 cm.
-diameter 4 cm ; keliling = 13,2 cm.
-diameter 6 cm ; keliling = 19,1 cm.
-diameter 8 cm ; keliling = 26,2 cm.
-diameter 10 cm ; keliling = 31,3 cm.
-diameter 20 cm ; keliling = 63,1 cm.
-diameter 24 cm ; keliling = 75,3 cm.
-diameter 28 cm ; keliling = 88,0 cm.
-diameter 30 cm ; keliling = 94,1 cm.
-diameter 32 cm ; keliling = 100,5 cm.
Dapat diketahui secara ilmiah, bahwa semakin besar diameter, lingkaran akan semakin besar.
Karena itu, kita harus menemukan konstanta yang dapat menyatakan "seberapa besar pertambahan panjang keliling lingkaran apabila diameternya bertambah 1 cm?", atau "seberapa besarkah pertambahan panjang diameter suatu lingkaran jika kelilingnya bertambah 1 cm?". Maka, kita harus mencari sesuatu yang tetap / konstan dalam percobaan di atas.
I. Hasil bagi Keliling dengan Diameter selalu konstan!
-diameter 2 cm ; keliling = 6,3 cm. (K/d = 3,15)
-diameter 4 cm ; keliling = 12,7 cm. (K/d = 3,18)
-diameter 6 cm ; keliling = 19,1 cm. (K/d = 3,18)
-diameter 8 cm ; keliling = 25,8 cm. (K/d = 3,23)
-diameter 10 cm ; keliling = 31,3 cm. (K/d = 3,13)
-diameter 20 cm ; keliling = 63,1 cm. (K/d = 3,15)
-diameter 24 cm ; keliling = 75,3 cm. (K/d = 3,14)
-diameter 28 cm ; keliling = 88,0 cm. (K/d = 3,14)
-diameter 30 cm ; keliling = 94,1 cm. (K/d = 3,14)
-diameter 32 cm ; keliling = 100,2 cm. (K/d = 3,13)
Dari hasil diatas, jelas sekali bahwa hasil "K/d" selalu menunjukkan angka 3 (koma) sekian... Jika dirata-rata, akan didapat angka 3,16. (K/d = 3,16)
II. Penambahan panjang keliling lingkaran jika diameternya bertambah panjang 1 cm
Misalnya, dari diameter 30 cm ke diameter 32 cm, dengan penambahan panjang diameter 2 cm, panjang kelilingnya bertambah 6,1 cm. Berarti, pada kasus ini, pertambahan 1 cm pada diameter akan menyebabkan panjang keliling bertambah 3,05 cm atau setidaknya tidak terlalu meleset dari perhitungan itu. (K/d = 3,05)
Diambillah hasil rata-rata kedua percobaan, (3,05 + 3,16)/2 = 3,105 (dibulatkan 3,11)
KesimpulanK = 3,11. d
K = konstanta X. d
K = konstanta X. 2. r
K = 2. konstanta X. r(dengan konstanta X = 3,11)Demikianlah saya membuat konstanta saya sendiri.
Namun, peralatan yang terbatas, dan waktu yang terbatas pula, ditambah dengan banyak pembulatan, dan kesalahan pengukuran, serta kurangnya jumlah lingkaran yang digunakan sebagai percobaan mengakibatkan perbedaan konstanta dengan konstanta universal yang kita kenal sekarang sebagai
(pi). Perbedaan itu pun sebenarnya tidak terlalu besar.
Dihitung, besar perbedaan hanyalah
(3,14-3,11)/3,14 = 0,9554 %.Sehingga, rumus
K= 2.(pi).r adalah rumus yang benar, dengan ketentuan
(pi) adalah
22/7 atau 3,141592654.Oleh : Gregorios Wewin Tjiasmanto / X-K / 041