Jumat, 07 Desember 2007

Keliling Lingkaran

Rumus keliling lingkaran adalah 2(pi)r atau (pi)d.
Rumus ini dibuat oleh para ahli terdahulu dengan menghitung perbandingan antara keliling lingkaran yang didapat dengan mengukur dengan benang dan diameter lingkaran. Percobaan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara keliling lingkaran dengan diameter lingkaran. Dan akhirnya dapat disimpulkan bahwa untuk setiap lingkaran dengan ukuran seperti apapun akan didapat bahwa hasil bagi antara keliling lingkaran dengan diameter lingkaran akan selalu menghasilkan suatu konstanta yang sama yaitu 22/7 atau 3,1428571428571428571428571. Lalu, konstanta ini yang sekarang kita kenal dengan nama (pi).



Yudi Suryadinata
X-K/43

Kamis, 29 November 2007

Keliling Lingkaran

Keliling lingkaran bisa didapat dengan menambahkan garis merah dibawah dari sudut φ=0 sampai φ=2π


panjang garis merah diatas adalah r*dφ.dengan menggunakan dφ yg tak terhingga kecil, maka kita mendapatkan keliling lingkaran.
Olivia Martha W
XK - 31

Pembuktian Rumus Keliling Lingkaran

Untuk membuktikan bahwa K. Lingkaran = 2 phi . r

diketahui bahwa untuk melakukan 1 putaran penuh (360 derajat) disebut juga sudut tempuh.
Dimana sudut tempuh tsb disebut jg dg teta.
telah diketahui bahwa sudut tempuh 1 lingkaran adalah
teta=2 phi

maka, untuk mengetahui 1 keliling lingkaran sama dengan
S / Kell lingkaran = teta x r
= 2 phi x r



By : Jenifer P.W. [22]

Keliling lingkaran

Untuk memutari satu lingkaran penuh, jari-jari dalam sebuah lingkaran menempuh sudut sebesar 360 derajat.

360 derajat = 2π

Keliling adalah jarak linear (S)

S = jarak sudut x jari-jari lingkaran (R)

Jadi, keliling sama dengan S.
Rumus untuk mencari keliling tersebut adalah:
k=s=2.phi.r

Kesimpulan: Keliling=2.phi.r

Rabu, 28 November 2007

Pembuktian keliling lingkaran adalah 2 π r

Pembuktian tersebut dapat dilakukan dengan matematika kalkulus, yaitu dengan metode penghitungan panjang busur.
Sederhananya, KELILING LINGKARAN = 2 x PANJANG BUSUR

Suatu lingkarang memiliki persamaan, yaitu :
x²+y² = r²
Atau dapat pula dirumuskan dalam suatu persamaan parameterik, yaitu :
x = r cos a → dx / da = -r sin a
y = r sin a → dx / da = r cos a
[ dimana a adalah sudut tertentu yang dibentuk antara sumbu x positif dan jari-jari lingkaran.]

Sedangkan Panjang busur suatu lingkaran dapat dihitung dengan menggunakan teorema integral, (disini diambil 1/2 dari keliling lingkaran, lingkarannya dibagi 2 dengan sumbu x, karena lingkaran adalah simetris). Rumusnya adalah sebagai berikut :
S = intg *0 - pi* [(-r sin a)² + (r cos a)²]^0.5 da
= intg *0-pi* r • da
= r [a]*0-pi*
= pi•r

#NOTE : *0-pi* => untuk batas nol sampai dengan pi

Seperti disebutkan di atas, secara sederhana keliling lingkarang dapat dianggap sebagai 2 x panjang busur (Panjang busur = pi•r), maka

KELILING LINGKARAN = 2 pi r

Posting by : Rosalia Anita, kelas XK/34



Pembuktian keliling lingkaran

Pembuktian 2.pi.r
Sudut lingkaran berasal dari tengah lingkaran dengan sudut penuh, sama dengan 3600 atau radian
Lingkaran memiliki area kemungkinan maximum untuk pemberian garis keliling dan juga memiliki kemungkinan garis keliling minimum.

Garis keliling C dari lingkaran disebut referensi circum dengan rumus
c= pi.d

c=2.pi.r
Rumus di atas di dapat dari penggunaan clculus dengan rumus panjang pada koordinat polar
Tetapi karena , rumus dapat disederhanakan menjadi
Refernsi circum dengan perbandingan diameter c/d untuk lingkaran selalu tetap karena ukuran lingkaran yang berubah (terjadi karena perbandingan bilangan dengan faktor s menurunkan garis keliling terhadap s dan juga dibandingakan dengan s
Perbandingan ini ditunjukkan oleh dan telah dibuktikan di luar pengalaman manusia
Nama/kelas/no :Yussy R. R. /XK / 44

Keliling Lingkaran

1 radiant = 180: pi
panjang busur= r
360=... r
panjang busur = r: (180:pi)x 360
panjang busur= rx (pi: 180) x 360
panjang busur= 2 pi r
Keliling = 2 pi r

ATAU

k:d=pi
kel= d x pi
kel=2 x r x pi
kel = 2 x pi x r

Stephani Livia
XK- 38

Sabtu, 24 November 2007

Keliling Lingkaran (by Ignatius Nalarkusumamurti S. / Xk 21)

satu putaran lingkarang = 360°
π = 180°
maka keliling 1 lingkaran = 2π

akan tetapi, keliling lingkaran juga dipengaruhi oleh R (jari-jari)
bila r = 0, maka k = 0

Sehingga:

K lingkaran = 2πR

Halaman 99, no. 21(Ignatius nalarkusumamurti S. / X-k 21)

Soal = Sebuah bola dilempar ke atas dan kembali ke pelempar setelah 6s. Berapakah ketinggian yang dicapai bola? Berpakah kecepatan dan percepatan bola di puncak lintasannya? Berapakah kecepatan awal dan kecepatan akhir? Jawab = Diketahui: bola dilempar dengan t = 6s Ditanya : a. Berapakah ketinggian yang dicapai bola? b. Berapakah kecepatan dan percepatan bola di punncak lintasannya? c. Berapakah kecepatan awal dan kecepatan akhir bola?
Jawab :
a. Ketinggian yang dicapai bola
1) h = h0 + V0t - 1/2 g{(t)^2} ; (v = 0) V = V0 - gt V0 = V + gt V0 = gt
2) h = h0 + gt x t - 1/2 g{(t)^2} ; karena h = 0 h = 0 + g{(t)^2} - 1/2 g{(t)^2} h = 1/2 g{(t)^2} 3) misal; g(gravitasi = 10 h = 1/2 x 10 x {(3)^2} h = 45 Meter

b. Kecepatan dan percepatan bola di puncak lintasannya V puncak = 0; karena terjadi perubahan dari atas ke bawah (+ menjadi-)

c. V0 dan V akhir V0 = V akhir = g x t = 10 x 3 = 30 M/s


Hlm. 99 no 21 Oleh : Ignatius Nalarkusumamurti S. X–K / 21

Mengapa keliling lingkaran 2πR?

Untuk memutari satu lingkaran penuh, jari-jari dalam sebuah lingkaran menempuh sudut sebesar 360 derajat.

360 = 2π

Keliling adalah jarak linear (S)

Rumus untuk S adalah sebagai berikut :
S = jarak sudut x jari-jari lingkaran (R)

Jadi, dapat disimpulkan bahwa keliling sama dengan S.
Rumus untuk mencari keliling tersebut adalah 2πR



Nama : Yessica F.
Kls-n0 : XK - 42

soal halaman 102 n0 12

Sebuah batu dijatuhkan dari ketinggian 15 m dengan kecepatan awal 10 m/s. Kecepatan maksimum yang dimiliki batu adalah...
a. 40 m/s
b. 35 m/s
c. 30 m/s
d. 20 m/s
e. 15 m/s

Jawab:
Diketahui : h = 15
Vo = 10 m/s
g = 10 m/s2
Tanya :Vt = ...........?
Jawab : Vt2 = Vo2 + 2gh
Vt2 = (10)2 + 2.10.15
Vt2 = 100 + 300
Vt2 = 400
Vt = 20 m/s (D)

Nama/Kelas/No. : Yessica F./XK/42

Kamis, 22 November 2007

kell lingkaran

Luas lingkaran memiliki rumus
L=pi r2
yang dapat diturunkan dengan melakukan integrasi elemen luas suatu lingkaran

dalam koordinat polar, yaitu

Dengan cara yang sama dapat pula dihitung luas setengah lingkaran, seperempat lingkaran, dan bagian-bagian lingkaran. Juga tidak ketinggalan dapat dihitung luas suatu cincin lingkaran dengan jari-jari dalam dan jari-jari luar .


shyerli xk-36

Minggu, 18 November 2007

Mengapa Rumus Keliling Lingkaran adalah K = 2πr ?


Jawaban yg paling gampang ya anda potong lingkaran lalu dibentangin, panjangnya kira2 3,14 kali diameternya.

Karena itu keliling lingkaran U= 2πr= πd

Cara kedua yang lebih matematik adalah :


Bagaimana anda menghitung keliling lingkaran?

Anda harus memutar sebuah tongkat dengan panjang r sejauh 2π dengan langkah yg intifisimal kecil, kemudian anda kalikan lebar tongkat tsb dengan jumlah langkahnya.
Kalau kita anggap lebar tongkat itu intifisimal kecil, maka secara mathematika:




.::. Melissa K. Y .::.

xK ~ 30

Sabtu, 17 November 2007

Rumus Keliling Lingkaran

Persamaan lingkaran yg berpusat di (0,0) dan jari-jari R adalah :


Bisa juga ditulis :




Lalu, diturunkan terhadap x








Selanjutnya, diintegralkan, dari -R sampe R (untuk ngitung panjang 1/2 lingkaran).









Maka, didapatkan panjang 1/2 lingkaran. Jadi, untuk mencari panjang lingkaran tinggal dikali 2.





Asteria Hendrianto
X-K / 07

Jumat, 09 November 2007

Ditandatangaininya Surat Perjanjian oleh Ignas

Louis-doT-cOm

SURABAYA- Satu lagi langkah kontroversial yang diambil oleh Presiden Direktur PT.Gundamindo, Ignatius Nalarkusumamurti Sutirto. Yang bersangkutan telah menandatangani naskah perjanjian yang berisi:
-Ignas tidak boleh mengusik Ariya maupun org suruhannya
-Ignas adalah pengecut yg hanya berani menantang tnp menerima tantangan org lain
-Ignas akan jomblo sampai akhir univesitas
-Ignas berjanji tdk mengulangi perbuatannya lagi.

Namun, nyatanya, Ignas mulai berulah dengan berbuat yg aneh2 pagi ini...
Akankah tatib sinlui 1 menangkapnya dengan jeratan beratus pasal KUHP yg menyebabkannya diganjar maks.200 poin? kita tunggu berikutnya!

Rabu, 07 November 2007




Luas lingkaran dapat dihitung dengan memotong-motongnya sebagai elemen-elemen dari suatu juring untuk kemudian disusun ulang menjadi sebuah persegi panjang yang luasnya dapat dengan mudah dihitung. Dalam gambar r berarti sama dengan R yaitu jari-jari lingkaran.




Keliling lingkaran memiliki rumus:
Henry Dwi K.P
X-K/20

Kamis, 01 November 2007

HaL 99 No 19

SoaL:
19. Sebuah mobil dengan laju 30 m/s dapat dihentikan di jalanan yang kering dalam jarak 73 m. Bila jalanan tersebut basah, mobil baru berhenti setelah menempuh jarak 120 m. Sementara di jalanan yang dipenuhi salju, jarak penghentian mobil adalah 600 m.
a. Hitunglah rata-rata perlambatan dalam masing-masing peristiwa.
b. Perkirakan jarak pemberhentian mobil pada masing-masing peristiwa bila laju awal mobil 15 m/s.
c. Jika waktu reaksi pengendara untuk menginjak rem 0,75 s, hitunglah jarak total yang ditempuh mobil pada jalan yang basah bila kecepatan awalnya 30 m/s.


Diketahui:
v = 30 m/s s2 = 120 m
s1 = 73 m s3 = 600 m

Ditanya:
a. a (perlambatan)
b. s bila v0 = 15 m/s
c. s total jika t = 0,75 s dan v0 = 30 m/s

Jawab:
a. Kering : vt² = v0 + 2.a.s
0 = 30² + 2.a.73
0 = 900 + 146.a
a = - 6,16 m/s²

Basah : vt² = v0 + 2.a.s
0 = 30² + 2.a.120

0 = 900 + 240.a
a = - 15/4 m/s²

Salju : vt² = v0 + 2.a.s
0 = 30² + 2.a.600
0 = 900 + 1200.a
a = - 0,75 m/s²


b. Kering : vt² = v0² + 2.a.s
0 = 15² - 2. 6,16. s
0 = 225 - 12,32.s
s = 18,26 m

Basah : vt² = v0² + 2.a.s
0 = 15² - 2. 15/4. s
0 = 225 - 7,5.s
s = 30 m


Salju : vt² = v0² + 2.a.s
0 = 15² - 2. 0,75. s
0 = 225 - 1,5.s
s = 150 m

c. s = v.t
= 30. 0,75
= 22,5 m
vt² = v0² + 2.a.s
0 = 30² - 2 . 15/4 . s
15/2.s = 900
s = 120 m
s total = 22,5 + 120
= 142, 5 m

HanS P. LioNaR
X-K / 19

soal fisika no 12,by:Dingly

12.Diketahui : sebuah pesawat dengan V0 = 0, g = 1,5 m/s2, T = 30 S
Ditanya : Berapakah kecepatannya setelah 30 s bila percepatan tidak berubah?

Jawab:
Vt = V0 + G.T
= 0 + (1,5 m/s2 +10) . 30s
= 11,5 m/s2 . 30s
= 345 m/s
Jadi kecepatan pesawat pada 30 s adalah 345 m/s.
14. Sebuah benda melewati titik asal koordinat pada saat t = 0 dengan kecepatan 21 m/s ke kanan. Benda tersebut memiliki percepatan konstan. Setelah 12 menit benda tersebut bergerak ke kiri dengan kecepatan 15 m/s...
a. Hitunglah percepatan benda
b. Tentukan posisi benda saat t = 12 s
c. Tentukan perpindahan maksimum benda diukur dari titik asal koordinat dalam selang waktu 12 s tersebut

Diketahui :
Vo = 21 m/s (kanan)
t = 12 menit = 720 sekon, Vt = -15 m/s (kiri)
Ditanya :
a. a (percepatan)
b. S saat t = 12 s
c. Smax. (dalam selang waktu 12 s tersebut)

Jawab :
a = Vt - Vo/t
= -15-21/720
= -36/720
=-1/20 m/s2 (kuadrat)
Jadi, percepatan benda adalah -1/20 m/s2 (kuadrat)

t = 12 s
S2 = Vo.t + 1/2 a.t2 (kuadrat)
= 21.12 + 1/2 (-1/20) (12.12)
= 252 + (-1/40) (144)
= 252 - 18/5
= 248,4 meter
Jadi, Posisi benda saat t = 12 sekon adalah 248,4 meter

S max. = S2 - S1
= 248,4 - 0
= 248,4 meter

Jadi, perpindahan maksimum adalah 248,4 meter

::GABRIELLA A.S. luchu.. XK-14..

Lat hlm 99 no.22

22. Seorang pemain basket dapat menggapai tempat yang tingginya 2 m ketika ia berdiri.
Dengan laju awal berapa pemain tersebut harus melompat agar dapat menggapai ketinggian 2,4 m?

Dik : Vt = 0 m/s
S = 2,4 m - 2m = 0,4 m
a = - 10 m/s2
Dit : V0
Jawab : Vt2 = Vo2 + 2aS
0 m/s2 = V02 + 2 . 0,4 m . (-10 m/s2)
0 m/s2 = Vo2 - 8m2/s2
V02 = 8 m2/s2
V0 = akar 8 m2/s2
V0 = 2 akar 2 m/s

oleh : Jenifer P.W. [X-K / 22]

Rabu, 31 Oktober 2007

hal 100 n0 29

diket :
t1 = 0 s
t2 = 20 s
t3 = 60 s
t4 = 80 s
v = 0
v2 = 15
v3 = 15
v4 = o

ditanya : a rata-rata, s

jawab :
a. a rata-rata t1,t2 = 15/20 m/s2 = 3/4 m/s2
a rata-rata t2,t3 = om/s2
a rata-rata t3,t4 = -15/20 m/s2 = -3/4 m/s2

b. s2 = t2kuadrat + v2kuadrat
s = V400+225
s = 25 m

c. s= 40 + V225+400
s = 65 m

melissa amanda x-k 29

Soal halaman 98

Soal Halaman 98 No. 7
Sebuah batu dilempar vertikal ke atas dengan laju 20 m/s.
a. Berapa lama batu bergerak ketika ketinggiannya 12 meter?
b. Berapa waktu yang diperlukan batu untuk mencapai ketinggian ini?
c. Ada berapa jawabannya? Mengapa demikian?
Diketahui : Ditanya :
GVA t = ?
v = 20 m/s
s = 12 meter
Jawab :
Berapa lama batu bergerak ketika ketinggiannya 12 meter : (a)
St = V0t – ½ gt2
12 = 20t – 5t2
5t2 – 20t + 12 = 0

t1,2 = -b ± √b2 – 4ac : 2a
= 20 ± √160 : 10

t1 = 20 + √160 : 10 TM
t2 = 20 - √160 : 10

Berapa waktu yang diperlukan batu untuk mencapai ketinggian 12 meter : (b)
Jarak yang ditempuh sampai puncak :
vt = 0
vt = v0 – gt
0 = 20 – 10t
10t = 20
t = 2 sekon

St = V0t – ½ gt2
= 20.2 – ½ .10.4
= 40 - 20
= 20 meter

Waktu yang diperlukan :
St = ½ gt2
8 = ½ .10t2
8 = 5t2
t2 = 8/5
t = √8/5 = √40 / 5

t = 2 + √40 / 5
t = 10 + 2√10 / 10 sekon

Ada 2 jawaban, karena benda mencapai ketinggian 12 meter dua kali, ketika benda bergerak ke atas dan ketika bergerak ke bawah ( pada waktu jatuh bebas setelah melewati titik puncak ). (c)




Asteria Hendrianto
x-k / 07

hal 100 n0 25

jwb :
h = 1/2 gt2
19,6 = 1/2 . 10 . t2
19,6 = 5t2
t2 = 19,6/5
t = V3,812
t = 1,952

v = x/t
v = 19,6/1.952
v = 10

h = h0 + vo(t-to) - 1/2g(t-to)kuadrat
h = 19,6 + 10(1,952)-5(1,952)
h = 19,6 + 19,52 - 9
h = 30 m

maria andromeda (xk/25)
))*

SoaL no. 30, Halaman 101

SoaL :

a. Bagaimana bentuk kurva x terhadap t
untuk GLB dan GLBB?


Gambar di samping
merupakan
gambar kurva x terhadap t
untuk GLBB





Gambar di samping
merupakan
gambar kurva x terhadap t
untuk
GLB






b. Manakah dari pernyataan berikut yang berkaitan dengan GLB?
  • Luas daerah di bawah kurva v-t sama dengan posisi benda
  • Luas daerah di bawah kurva v-t sama dengan perpindahan benda
Jawaban yang benar adalah:
  • Luas daerah di bawah kurva v-t sama dengan perpindahan benda

.:: MeLiSsa K. Y. ::.
.:. xK / 30 .:.
.:.MKY.:.

Soal kinematika gerak lurus

hal 101 soal no 1


Soal : Besar perpindahan OAB adalah…
Jawaban : 2 Satuan


Olivia Martha Widjaja
XK / 31

Soal No 6 Halaman 98

6. Sebuah helicopter bergerak vertikal ke atas dengan kecepatan 5,5 m/s. Pada ketinggian 105 m dari tanah sebuah paket dijatuhkan dari jendela heli tersebut. Berapa waktu yang di perlukan paket tersebut untuk mencapai tanah ?

Jawab :

Karena ini merupakan gerak vertical ke atas(GVA) jadi Vt nya=0

Grafitasinya jadi 10

Jadi :

Vt=V0-gt

0=5,5-10t

10t=5,5

t=0,55 s

Jadi waktu yang di butuhkan adalah 0,55 s




Ariya Prana Putra XK/06


Soal Kinematika Gerak Lurus

11.Sebuah benda di lempar vertikal ke atas dalam suatu ruang hampa udara .Apakah waktu tempuh benda ketika naik sama dengan waktu tempuhnya ketika turun?Jika berbeda,waktu mana yang lebih panjang?
Jawab:Waktu tempuh benda berbeda.Yang lebih panjang ialah waktu ketika benda di lempar ke atas.
Alasan:Karena dalam ruang hampa udara percepatan gravitasi=0.Oleh karena itu pada saat sampai di atas benda tidak akan jatuh ke bawah melainkan tetap diatas(melayang).


Christopher/XK/11

Soal hal. 98 no. 9

Seseorang meloncat dari lantai empat sebuah gedung yang tinnginya 15 meter ke sebuah jala penyelamat. Ketika mencapai jala, maka jala mengalami peregangan ke bawah sejauh 1 meter. Berapa percepatan yang dialami orang tadi sejak menyentuh jala hingga berhenti?

Jawab:
Diket.:
h : 15 m
Vo : 0 m/s
h jala : 1 m

GJB (Gerak Jatuh Bebas)

h = 1/2 gtt
15 = 1/2.10.t.t
15 = 5.t.t
t.t = 3
t = 3
1/2

Vt = g.t
Vt = 10.31/2

Vt.Vt = V0.V0 + 2.a.s
0 = 10.31/2.10.31/2 + 2.a.1
-2a = 300
a = -150 meter / sekon kuadrat
Jadi, percepatan yang dialami orang tadi sejak menyentuh jala hingga berhenti adalah -150 meter / sekon kuadrat.

by : Christanto Leoma Hutama / X-K / 09

Selasa, 30 Oktober 2007

tUgaS kEliLing LingKArAN

Soal : Mengapa rumus K lingkaran didefinisikan sebagai "K=2.(pi).r" ?
Jawab : Bagi kita, menghitung Keliling lingkaran adalah hal yang amat mudah, dengan cepat kita dapat menjawab soal-soal yang berhubungan dengan Keliling lingkaran. Namun, sangat disayangkan bila kita tidak mengerti asal usulnya. Untuk menjawabnya, kita harus mengerti dan memehami dulu asal mula (pi). Menurut saya, (pi) adalah suatu konstanta yang telah ditetapkan entah oleh siapa pada jaman dahulu kala, entah tahun berapa juga. Namun, pastilah angka tersebut tidak sembarangan mencomot sembarang angka, melainkan melalui suatu percobaan yang tidak sederhana. Mungkin pandangan tersebut diawali oleh suatu realita sederhana, bahwa "semakin besar lingkaran, diameternya pun pastilah semakin besar, dan sebaliknya". tidak diperlukan IQ 140 atau gelar MSc. untuk menyimpulkan hal tersebut. Asal seseorang mengenal definisi dari "lingkaran" dan "diameter", mereka pastilah tahu tentang hal tersebut. Jika kita mencoba menggali pikiran manusia di masa lampau, menurut saya, mereka sedang berusaha mencari hubungan r (jari-jari) dan K (keliling) lingkaran. Untuk mengetahui asal mula terjadinya , kita harus berpura-pura tidak tahu tentang Rumus Keliling. Saya melakukan percobaan dengan membuat 10 lingkaran (dengan diemeter berbeda-beda, tentunya), dan mengukur kelilingnya menggunakan benang bol. Sehingga diperoleh hasil sbb:
-diameter 2 cm ; keliling = 6,3 cm.
-diameter 4 cm ; keliling = 13,2 cm.
-diameter 6 cm ; keliling = 19,1 cm.
-diameter 8 cm ; keliling = 26,2 cm.
-diameter 10 cm ; keliling = 31,3 cm.
-diameter 20 cm ; keliling = 63,1 cm.
-diameter 24 cm ; keliling = 75,3 cm.
-diameter 28 cm ; keliling = 88,0 cm.
-diameter 30 cm ; keliling = 94,1 cm.
-diameter 32 cm ; keliling = 100,5 cm.
Dapat diketahui secara ilmiah, bahwa semakin besar diameter, lingkaran akan semakin besar.
Karena itu, kita harus menemukan konstanta yang dapat menyatakan "seberapa besar pertambahan panjang keliling lingkaran apabila diameternya bertambah 1 cm?", atau "seberapa besarkah pertambahan panjang diameter suatu lingkaran jika kelilingnya bertambah 1 cm?". Maka, kita harus mencari sesuatu yang tetap / konstan dalam percobaan di atas.
I. Hasil bagi Keliling dengan Diameter selalu konstan!
-diameter 2 cm ; keliling = 6,3 cm. (K/d = 3,15)
-diameter 4 cm ; keliling = 12,7 cm. (K/d = 3,18)
-diameter 6 cm ; keliling = 19,1 cm. (K/d = 3,18)
-diameter 8 cm ; keliling = 25,8 cm. (K/d = 3,23)
-diameter 10 cm ; keliling = 31,3 cm. (K/d = 3,13)
-diameter 20 cm ; keliling = 63,1 cm. (K/d = 3,15)
-diameter 24 cm ; keliling = 75,3 cm. (K/d = 3,14)
-diameter 28 cm ; keliling = 88,0 cm. (K/d = 3,14)
-diameter 30 cm ; keliling = 94,1 cm. (K/d = 3,14)
-diameter 32 cm ; keliling = 100,2 cm. (K/d = 3,13)
Dari hasil diatas, jelas sekali bahwa hasil "K/d" selalu menunjukkan angka 3 (koma) sekian... Jika dirata-rata, akan didapat angka 3,16. (K/d = 3,16)
II. Penambahan panjang keliling lingkaran jika diameternya bertambah panjang 1 cm
Misalnya, dari diameter 30 cm ke diameter 32 cm, dengan penambahan panjang diameter 2 cm, panjang kelilingnya bertambah 6,1 cm. Berarti, pada kasus ini, pertambahan 1 cm pada diameter akan menyebabkan panjang keliling bertambah 3,05 cm atau setidaknya tidak terlalu meleset dari perhitungan itu. (K/d = 3,05)
Diambillah hasil rata-rata kedua percobaan, (3,05 + 3,16)/2 = 3,105 (dibulatkan 3,11)

Kesimpulan
K = 3,11. d
K = konstanta X. d
K = konstanta X. 2. r
K = 2. konstanta X. r
(dengan konstanta X = 3,11)
Demikianlah saya membuat konstanta saya sendiri.

Namun, peralatan yang terbatas, dan waktu yang terbatas pula, ditambah dengan banyak pembulatan, dan kesalahan pengukuran, serta kurangnya jumlah lingkaran yang digunakan sebagai percobaan mengakibatkan perbedaan konstanta dengan konstanta universal yang kita kenal sekarang sebagai (pi). Perbedaan itu pun sebenarnya tidak terlalu besar.
Dihitung, besar perbedaan hanyalah (3,14-3,11)/3,14 = 0,9554 %.

Sehingga, rumus K= 2.(pi).r adalah rumus yang benar, dengan ketentuan (pi) adalah 22/7 atau 3,141592654.

Oleh : Gregorios Wewin Tjiasmanto / X-K / 041
Soal

Perhatikan pernyataan berikut :
a. Makin cekung kurva x-t maka makin besar laju benda.
b. Makin cekung kurva x-t maka makin besar percepatan benda.
Manakah pernyataan yang berkaitan dengan GLBB?

Jawab

Penyataan yang benar adalah penyataan B. Karena dalam GLBB terdapat percepatan(pertambahan kecepatan) di mana hal ini juga mempengaruhi jarak yang ditempuh seperti ditulisakan rumus s=Vot+1/2 at.t .

Oleh : Meliana Ersan (X-K/ 28)

SOAL KINEMATIKA GERAK LURUS PADA HALAMAN 100 NO 27

SOAL

Perhatikan gambar di bawah ini! Sebutkan pada saat manakah percepatan benda positif, negatif , dan nol?



JAWAB


(ta-tb) = percepatan benda positif (a = positif)

* gambar kurva yang naik menunjukkan bahwa benda bergerak makin cepat


(tb-tc) = percepatan benda negatif (a = negatif)

* gambar kurva yang turun menunjukkan bahwa benda bergerak makin lambat


(tc-td) = percepatan benda nol (a = nol)

* gambar kurva yang tetap menunjukkan bahwa benda bergerak dengan kecepatan tetap


" Martha Chrisandy (x-k/27) "

sOAL kINEmaTika Hal 99 nO 16

Soal :
Sebuah Mobil yang sedang bergerak dengan laju 60 km/jam dapat dihentikan dalam jarak 30 m. Berapakah jarak untuk menghentikannya bila laju mobil 120km/jam? Anggap percepatan mobil pada dua kejadian ini sama.

Jawaban:

Laju rata rata (1)= 60km/jam

Laju rata rata (2)= 120km/jam
S(1)= 30 m

Tanya : S(2)= ?

Jawab :
S(1)= 30 m = = 0,03 km

60/0,03 = 120/S(2)
120 * 0,03 = 60S(2)
3,6 = 60S(2)
S(2) = 3,6/60
= 0,06 km

S(2) = 0,06 * 1000 = 60 km

Jadi :
Jarak untuk menghentikannya bila laju mobil 120 km/jam adalah 60 km



Nama: Genoveva Savira Gunawan
Kelas : X-K
Nomor : 16

Tugas Paket hlm 98 no. 5

Soal: Setelah 3 s seorang anak menangkap kembali bola yang dilemparkannya ke atas.
a. Berapakah laju saat bola dilemparkan?(V0)
b. Berapakah ketinggian maksimum yang dicapai bola?(h maksimum)

Jawab:

a. Vt = V0 - gt
0 = V0 - 10. (3/2)
0 = V0 - 15
V0 = 15 m/s ²

b. h maks =V0.t - (1/2) g.t
= 15. (3/2) - (1/2) - 10. (9/4)
= (45/2) - (45/4)
= 11,25 m

Jadi, Laju awal saat melemparkan bola ialah 15 m/s², dan ketinggian maksimum yang dicapai ialah 11,25 m.


By = Andrian S.
(XK-05)

Keliling Lingkaran

Soal : Mengapa keliling lingkaran = 2∏r ? Buktikan!

Jawab :
Dahulu, para ahli membandingkan beberapa lingkaran dengan ukuran yang berbeda-beda. Dari percobaan tersebut, ditemukan bahwa keliling lingkaran dibagi jari-jari mendapatkan hasil 2∏.

K/r = 2∏
∏ = 3,14

Bukti :
Sewaktu itu, para ahli di daratan Cina dan Mesir mencoba percobaan yang sama. Dari rumus tersebut, mereka menemukan bahwa ∏=3,14. Hasil dari keduanya sama, walaupun mereka tidak saling kenal dan jarak mereka berjauhan.



Alice G. XK/2

Paket hlm 101 no 2

Sebuah benda bergerak dari O ke C melalui B. Diketahui OB = 40 m, BC = 20 m, dan waktu yang dibutuhkan dari O ke C adalah 2 s. Kecepatan rata-rata dan laju rata-rata benda tersebut berturut-turut adalah...
a. 10 m/s dan 30 m/s
b. 30 m/s dan 10 m/s
c. 10 m/s dan 20 m/s
d. 20 m/s dan 10 m/s
e. 10 m/s dan 10 m/s

Dik: S OB = 40 m
S BC = 20 m
t OC = 2 s
Dit: kecepatan rata-rata dan kelajuan rata-rata
Jwb: kecepatan rata-rata = perpindahan/waktu
= 20/2
=10m/s
kelajuan rata-rata = jarak/waktu
= (40+20)/2
= 30 m/s
Jadi: kecepatan rata-rata dan kelajuan rata-rata berturut-turut adalah 10 m/s dan 30 m/s (A)


Pricilia Permana Setio XK/32

soal kinematika hal 98 no 10

Dalam kondisi bagaimana sebuah benda memiliki :
a. percepatan tetapi tidak memiliki kecepatan
b. percepatan tetapi lajunya konstan
c. kecepatan tetapi tidak memiliki percepatan
d. percepatan yang berubah terus menerus


Jawab...

a. dipercepat, tanpa kecepatan awal (GLBB)
b. dipengaruhi gaya rem (mis: gaya gesek)
c. GLB
d. Gerak berubah tidak beraturan



oleh : Christian Wanandi
XK / 10

PaKeT haLaMaN 102 nO. 10

Sebuah mobil mula-mula diam. Kemudian, mobil itu dihidupkan dan bergerak dengan percepatan tetap 2 m/s2. Setelah mobil bergerak selama 10 s, mesin mobil dimatikan sehingga mobil mengalami perlambatan tetap dan berhenti 10 s kemudian. Jarak yang masih ditempuh mobil mulai dari saat mesin dimatikan sampai berhenti adalah...
a. 210 m
b. 200 m
c. 195 m
d. 100 m
e. 20 m

Diketahui :
V0 = V
a = 2 m/s2
t = 10 s
Ditanyakan :
S = ...?

Jawab :
V0 = V
a = V1 - V0 / t1 - t0
2 = V1 - 0 / 10 - 0
= V1 - 0 / 10
V1 - 0 = 20
V1 = 20 m/s

S = V1t - 1/2 at2 (dikurangi, karena mengalami perlambatan)
= 20.10 - 1/2.2.(10)2
= 200 - 1/2.2.100
= 200 - 1/2.200
= 200 - 100
S = 100 m

Jadi, jarak yang ditempuh mobil mulai dari saat mesin dimatikan sampai berhenti adalah sebesar 100 m (d)

~ VinCenTia pOetRi aRtoNo ~
X-K / 40 (^^)v

PaKeT haLaMaN 102 nO. 10

Sebuah mobil mula-mula diam. Kemudian, mobil itu dihidupkan dan bergerak dengan percepatan tetap 2 m/s2. Setelah mobil bergerak selama 10 s, mesin mobil dimatikan sehingga mobil mengalami perlambatan tetap dan berhenti 10 s kemudian. Jarak yang masih ditempuh mobil mulai dari saat mesin dimatikan sampai berhenti adalah...
a. 210 m
b. 200 m
c. 195 m
d. 100 m
e. 20 m

Diketahui :
V0 = V
a = 2 m/s2
t = 10 s
Ditanyakan :
S = ... ?

Jawab :
a = V1-V0/t1-to
2 = V1-0/10-0
= V1-0/10
V1-0 = 20
V1 = 20 m/s

S = V0t - 1/2 at (karena mengalami perlambatan)
= 20.10 - 1/2 2.100
= 200 - 1/2 200
= 200 - 100
S = 100 m

Jadi, jarak yang ditempuh mobil mulai dari saat mesin dimatikan sampai berhenti adalah 100 m (d)


Question page 99 No.23

Soal : Sebuah mobil bergerak dari keadaan diam. Percepatan mobil tetap pada 5m/s sampai mencapai laju 50m/s. Seterusnya mobil bergerak dengan kecepatan yang tetap. Tentukan waktu yang diperlukan mobil untuk bergerak sejauh 1500 m.

Jawaban :
Untuk GLBB
V2 = Vo2 + 2as V =V0 + at
502 = 0 + 2.5.s 50 = 0 + 5t
2500= 10s 50 = 5t
s = 250 m t = 10 s


Untuk GLB
s = V.t
1250 = 50t
t= 50 s

T total = t1 + t2
= 50 + 10
= 60 s




Johartono / XK / 23

SOAL KINEMATIKA GERAK LURUS

Soal No 13 Hal 102
13. Bola A berada pada ketinggian 60 m vertikal di atas bola B. Pada saat bersamaan bola A
dilepas, sedangkan bola B dilempar vertikal ke atas dengan kecepatan 20 m/s. Bola A dan B bertemu pada saat :
1. laju keduanya sama,
2. bola B turun,
3. dua sekon setelah bola A dilepaskan,
4. 15 meter di atas posisi B mula-mula.
Pernyataan yang benar adalah. . . .
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4 saja
e. Semua benar
Jawab :
*ha + hb = 60 m
1/2 gt(kuadrat) + V
0t - 1/2 gt (kuadrat) = 60
V
ot = 60
20t = 60
t = 60/20
t = 3 sekon
*
hb = Vot - 1/2 gt (kuadrat)
hb = 20.3 - 1/2.10.3 (kuadrat)
hb = 15 m
*V
t = Vo - gt
V
t = 20 - 10.3
Vt = -10 m/s
Bola A dan B bertemu 3 sekon setelah kedua bola dilempar/dilepaskan. Bola B bertemu dengan bola A pada saat bola B mulai turun (diihat dari kecepatannya yaitu -10 m/s) dan pada saat bola B berjarak 15 m dari posisinya semula. Hal ini membuktikan bahwa yang benar adalah 2 dan 4.
JAWABANNYA : c. 2 dan 4




Yudi Suryadinata/X-K/43

Minggu, 28 Oktober 2007

buku paket hal:101 No.7

Sebuah mobil mula-mula bergerak dengan kecepatan 10 m/s, kemudian dipercepat sebesar 2 m/s2 selama 4 detik .Jarak yang ditempuh mobil selama percepatan tersebut adalah...



Diketahui :



Vo = 10 m/s



a = 2 m/s2



t = 4 second



Ditanya :



S....?



Jawab :



S = Vo.t+1/2.a.t2



= 10 m/s. 4 s + 1/2 . 2 m/s2. 4s2



= 40 + 16



= 56 m ( C )





Silvana Chandra X-K / 37

Sebuah Mobil mula-mula memiliki kecepatan 72 km/jam . Kemudian mesin mobil dimatikan sehingga mobil berhenti dalam waktu 40 menit. Perlambatan mobil tersebut adalah….

a. 1,0 m/s2

b. 0,50 m/s2

c. 0,25 m/s2

d. 0,05 m/s2

e. 0,01 m/s2

Diketahui :

V1 = 72 km/jam= 20 m/s

T2-3 = 40 menit = 2400 s

Ditanyakan : Perlambatan Mobil Tersebut (a)

Jawab :

Vt = Vo +a.t

V3 = V2 + a.2400

0 = 20 + 2400a

-20 = 2400a

a = -20 / 2400 = 0,008333

Jawaban : ????

Jika Pembulatan: 0,008333 menjadi 0,01 maka jawabanya adalah e. 0,01 m/s2


Ryan Adiputra Chondro X-K/35

Tugas Fisika hal 99 no. 20
Soal:
Seorang pemain menggiring bola hingga memiliki laju 2 m/s. Ia menggiring bola terus-menerus sejauh 15 m sepanjang garis lurus hingga mencapai kecepatan tertentu. Berapakah percepatan rata-rata bola selama digiring oleh pemain tersebut?

Diketahui:
v0=0 m/s
vt=2m/s
s=15 m

Ditanya:
percepatan rata-rata(a rata rata)...?

Jawab:
vt kuadrat = vo kuadrat + 2 kali a kali s
2 kuadrat = 0 kuadrat + 2 kali a kali 15
4 = 0 + 30a
4=30a
a=30 dibagi 4
a = 0,13 m/s kuadrat

jadi percepatan rata-rata bola itu adalah 0,13 m/s kuadrat


Henry Dwi K.P
X-K/20

Soal Halaman 98

Soal Halaman 98 No. 7
Sebuah batu dilempar vertikal ke atas dengan laju 20 m/s.
a. Berapa lama batu bergerak ketika ketinggiannya 12 meter?
b. Berapa waktu yang diperlukan batu untuk mencapai ketinggian ini?
c. Ada berapa jawabannya? Mengapa demikian?
Diketahui : Ditanya :
GVA t = ?
v = 20 m/s
s = 12 meter
Jawab :
Berapa lama batu bergerak ketika ketinggiannya 12 meter : (a)



TM

Berapa waktu yang diperlukan batu untuk mencapai ketinggian 12 meter : (b)
Jarak yang ditempuh sampai puncak :

Waktu yang diperlukan :


Ada 2 jawaban, karena benda mencapai ketinggian 12 meter dua kali, ketika benda bergerak ke atas dan ketika bergerak ke bawah ( pada waktu jatuh bebas setelah melewati titik puncak ). (c)




Asteria Hendrianto
x-k / 07

Sabtu, 27 Oktober 2007

Soal Kinematika Greak Lurus

Soal halaman 98 no 2

Soal :
Sebuah mobil yang semula bergerak dengan kecepatan 25 m/s mengalami perlambatan hingga berhenti setelah 5 s. Berapa jarak yang ditempuh mobil dalam selang waktu tersebut?

Jawab :
Diket : V = 25 m/s
a = -5 s
Ditan : s = ?
Jawab :
Vt = Vo + at
0 = 25 - a.5
0 = 25 - 5a
5a = 25
a = 5

Vt² = Vo² - 2as
0² = 25² - 2.5.s
0 = 625 - 10s
10s = 625
s = 62,5



Alice G. XK/2

Soal halaman 99 no 18

:Soal:
Perlambatan maksimum yang dapat dicapai sebuah mobil pada sebuah jalan yang basah adalah 5 m/s^2. Mula-mula mobil bergerak dengan laju 100 m/s. Tentukan jarak minimum untuk menghentikan mobil bila diukur dari tempat rem mulai diinjak. Berapakah waktu tempuh untuk jarak tersebut?


Diket:
a = 5 m/s^2
vo = 100 m/s
vt = 0 m/s


Dit:
s = .. ?
t = .. ?


Jawab:
v = vo - vt
= 100 - 0
= 100 m/s
a = v / t
5 = 100 / t
t = 100 / 5
t = 20 s
s = vo.t - 1/2.a.t^2
= 100.20 - 1/2.5.(20)^2
= 2000 - 1000
= 1000 m


Jadi, jarak minimum untuk menghentikan mobil adalah 1000 m dan waktu tempuhnya adalah 20 s.


:Oleh:
Glenda Sogo F.
xk-18

Soal kinematika gerak lurus halaman 102 no. 14

Pada waktu yang bersamaan 2 buah bola dilempar ke atas, masing-masing dengan kecepatan V1 = 10 m/s dan V2 = 20 m/s. Jarak antara kedua gaya pada saat bola 1 mencapai titik tertinggi adalah...
a. 30 m
b. 25 m
c. 20 m
d. 15 m
e. 10 m
Jawab:
Diketahui :V1 = 10 m/s
V2 = 20 m/s
Tanya : S = .............?
Jawab : 1. V1 = 10 m/s
Vt = 0
Vt = V1 + at
0 = 10 + at
t = 10/a
t = 10/10
t = 1
2. St1 = V1.t
= 10.t
St2 = V2.t
= 20.t
St2-St1 = 20t-10t
= 10t
=10.1
=10 m

Jadi jarak antara kedua bola pada saat bola 1 mencapai titik tertinggi adalah 10 m (e)

Nama/Kelas/No. : Yussy R. R./XK/44

Soal halaman 102 no. 12

Sebuah batu dijatuhkan dari ketinggian 15 m dengan kecepatan awal 10 m/s. Kecepatan maksimum yang dimiliki batu adalah...
a. 40 m/s
b. 35 m/s
c. 30 m/s
d. 20 m/s
e. 15 m/s

Jawab:
Diketahui : h = 15
Vo = 10 m/s
g = 10 m/s2
Tanya :Vt = ...........?
Jawab : Vt2 = Vo2 + 2gh
Vt2 = (10)2 + 2.10.15
Vt2 = 100 + 300
Vt2 = 400
Vt = 20 m/s (D)

Nama/Kelas/No. : Yessica F./XK/42

Soal halaman 102 no. 9

Seseorang mengendarai mobil dengan kecepatan 90 km/jam, tiba-tiba melihat seorang anak kecil di tengah jalan pada jarak 200 m di depannya. Jika mobil direm dengan perlambatan maksimum sebesar 1,25 m/s2, maka terjadi peristiwa...
a. mobil tepat akan berhenti di depan anak itu
b. mobil langsung berhenti
c. mobil berhenti jauh di depan anak itu
d. mobil berhenti sewaktu menabrak anak itu
e. mobil baru berhenti setelah menabrak anak itu

Jawab:
Diketahui : a: -1,25
V: 90 km/jam
s1 : 200 m
Vt : 0
Tanya :s2 :.....?
Jawab : Vo = (90.1000)/3600 = 25 m/s
Vt2 = Vo2 + 2as
0 = 252 + 2.12,5.s
0 = 252 - 2,5 s
625/2.5 = s
s = 250 m

Jadi mobil baru berhenti setelah menabrak anak itu (e)

Nama/Kls/No : Vanya Clarissa/XK/39

Jumat, 26 Oktober 2007

hal 101 no 6

Soal:
Sebuah mobil diperlambat dari 15m/s menjadi 5m/s dalam waktu 2 menit.Perpindahan yang dialami mobil selama waktu tersebut adalah...

jawaban:

diket:V0=15m/s
Vt=5m/s
t=2 menit=120 s
dit:s= ??
jawab:
Vt =V0+a.t
5 =15+120a
-10=120a
a=-1/12

s=V0.t+1/2.at2
=15.120+1/2-1/12 x 14400
=1800-600
=1200 m
=1,2 km(c)

oleh : Shyerli Sucahyo (xk/36)

Tugas Fisika kinematika gerak lurus

= Soal :
17 hal 99
Laju lepas landas (take off)sebuah pesawat adalah 30 m/s. Berapakah percepatan pesawat sepanjang landasan jika sudah bergerak sepanjang landasan sejauh 150 m? Berapa lama pesawat bergerak sepanjang landasan sampai lepas landas ?
= jawab :
Diketahui
v = 30 m/s
s = 150 m

Ditanya:…a?
.....t?

= jawab


Vt=V0-at
=>0=30-3t
=>t=10



Glad Aileen Pikatan (X-k/17)

Kamis, 25 Oktober 2007

Soal hal 101 no. 8

Soal hal 101 no. 8

= Soal :
Dimas mengendarai mobil dengan kecepatan 54 km/jam. Tiba - tiba ia melihat seekor kucing yang melintas pada jarak 50 m di hadapannya. Perlambatan yang harus dilakukan Dimas agar kcing tidak tertabrak adalah...
a. 3,25 m/s2
b. 3,00 m/s2
c. 2,75 m/s2
d. 2,50 m/s2
e. 2,25 m/s2

= Jawab :
Diketahui :
Vo = 54 km/jam = (54.1000)/(1.3600) m/s = 15 m/s
Vt = 0
s = 50 m
Ditanya : a
Jawab :
Vt = Vo - at
0 = 15 - at
at = 15
t = 15/a

s = Vot - 1/2 at2
50 = 15 (15/a) - 1/2 (a) (15/a)2
50 = 225/a - 1/2 (a) (225/a2)
50 = 225/a - 225/2a
50 = 450-225/2a
100a= 225
a = 2,25 m/s2

Jadi : Perlambatan yang harus dilakukan oleh Dimas agar kucing tidak tertabrak adalah e. 2,25 m/s2

Oleh : Stefanie Livia/XK/38

Soal hal 98 no. 3

Soal hal 98 no 3

= Soal :
Sebuah mobil yang bergerak dengan laju 45 km/jam mengalami perlambatan 0,5 m/s2 hanya dengan melepaskan injakan pada pedal gas.
a. Hitunglah jarak yang ditempuh mobil sejak pedal gas dolepas hingga berhenti.
b. Hitunglah waktu yang diperlukan sejak pedal gas dilepas hingga berhenti.
c. Hitunglah jarak yang ditempuh mobil dalam 1s dan 4s pertama sejak pedal gas dilepas.

= Jawab :
Diketahui :
V0 = 45 km/jam = (45.1000)/(1.3600) m/s = 12,5 m/s
a = 0,5 m/s2
Vt = 0
Ditanya :
a. s
b. t
c. s (1s) dan s(4s)
Jawab ;
a. Vt = Vo - at
0 = 12,5 – 0,5 t
0,5 t = 12,5
t = 25 s

s = Vot - ½ at2
s = 12,5 (25) - ½ (0,5) (25.25)
s = 312,5 - 156,25
s = 156,25 m

b. Vt = Vo - at
0 = 12,5 - 0,5 t
0,5 t= 12,5
t = 25 s

c. S1 = Vot - 1/2 at2
= 12,5(1) - 1/2 (0,5) (1.1)
= 12,5 - 0,25
= 12,25 m

S4 = Vot - 1/2 at2
= 12,5 (4) - 1/2 (0,5) (4.4)
= 50 -4
= 46 m

Jadi : a. Jarak yang ditempuh mobil sejak pedal gas dilepas hingga berhenti adalah 156,25 m
b. Waktu yang diperlukan mobil sejak pedal gas dilepas hingga berjenti adalah 25 s
c. Jarak yang ditempuh mobil dalam 1 s pertama adalah 12,25 m
Jarak yang ditempuh mobil dalam 4 s pertama adalah 46 m

Oleh : Alvina Surya Wijaya/XK/03

Rabu, 24 Oktober 2007

Soal Hal 101 No 3

Soal :
Heru berangkat ke Bandung pukul 06.00 WIB dan harus tiba pukul 10.00 WIB. Bila jarak Bandung-Jakarta adalah 240 km, maka laju rata-rata mobil yang dikendarai Heru supaya tidak terlambat adalah....

Diketahui :
s = 240 km
t0 = 06.00
t akhir = 10.00

Ditanya : v?

Jawab : v = s/(t akhir - to)
= 240/(10.00-06.00)
= 240/4
= 60 km/jam

Jadi Heru harus mengendarai mobil dengan laju rata-rata 60 km/jam(= pilihan jawaban B)


= Reinaldo Witomo / 33 / X-K

Selasa, 23 Oktober 2007

Soal Halaman 102 No.11

= Soal : Sebuah benda dijatuhkan tanpa kecepatan awal dari ketinggian 7 m
di atas tanah. Kecepatan benda saat ketinggiannya 2 m dari tanah adalah . . . .
a. 10 m/s
b. 5,0 m/s
c. 2,5 m/s
d. 2,0 m/s
e. 1,5 m/s


=Jawab : DIKETAHUI
h = (7-2) x 1 m = = 5 m
g = 10 m/s2
DITANYA
Kecepatan benda setelah menempuh h (V / Vh) = ?
DIJAWAB
V = √(2.g.h)
V = √(2.10.5)
V = √100
V = 10 m/s
Jadi, dapat disimpulkan bahwa kecepatan benda ketika benda tersebut berada
pada ketinggian 2 m dari tanah adalah 10 m/s. Jadi, jawaban yang benar adalah
pilihan A. 10 m/s


=Gregorios Wewin Tjiasmanto / 041 / X-K

Senin, 22 Oktober 2007

SOAL HAL 101 NO 4

Soal hal 101 no 4

= Soal :
Rizal dan Heru bersiap-siap untuk berlari dari posisi start yang sama. Rizal berlari lebih dahulu dengan kecepatan 7,2 km/jam. Dua menit kemudian, Heru berlari dengan kecepatan 18 km/jam. Rizal akan tersusul oleh Heru setelah keduanya menempuh jarak….
a. 200 m d. 1.600 m
b. 400 m e. 3.200 m
c. 800 m

= Jawab :

Diket : misalkan:
Rizal = A
Heru = B
VA = 7,2 km/jam = (7,2.1000 m) / (1.3600 s) = 7200/3600 = 2 m/s.
tA = t sekon (s)

VB = 18 km/jam = (18.1000 m) / (1.3600 s) = 18000/3600 = 5 m/s.
tB = (t-2) menit = (t-120) s

Dit : Rizal akan tersusul oleh Heru setelah menempuh jarak ….
Jawab : SA = SB
VA.tA = VB.tB
2t = 5 ( t-120 )
2t = 5t - 600
0= 5t - 2t - 600
3t – 600 = 0
3 ( t - 200) = 0
t = 200 s

SA = VA.tA SB = VB.tB
= 2.t = 5 (t-120)
= 2. 200 = 5 (200-120)
= 400 m. = 5 . 80
= 400 m
Jadi Rizal akan tersusul oleh Heru setelah keduanya menempuh jarak 400 m ( pilihan jawaban = b. 400 m )

= Nama / no / kelas : Rosalia Anita / 34 / XK.

No 13 Halaman 99

=Soal : Sebuah kereta barang mulai bergerak dari keadaan diam. Kereta tersebut memiliki percepatan konstan dan menempuh jarak 80 m dalam 40 s. Tentukan percepatan, kecepatan rata-rata, dan kecepatan akhir kereta.
=Jawab :
Diket :s=80 m
t=40 s
Dit : a) a b) Vr c) Vt
Jwb : a) s = 1/10 m/s2
b) Vr = 2 m/s
c) Vt = 4 m/s


Nama /Kelas / No. Absen : Erwin Wiradinata / X-K / 13

Rabu, 10 Oktober 2007

Ini adalah gambar pesawat terbang. Jika pesawat ini bergerak lurus dengan kecepatan tetap maka disebut GLB. Jika peswat ini bergerak lurus dengan kecepatan berubah secara beraturan sehingga percepatan tetap maka disebut GLBB. 

Tugas Fisika Gerak


Gambar di atas adalah gambar mobil yang digunakan pada perlomaan Formula One. Mobil tersebut melakukan 'Gerak Lurus Beraturan (Setiap detik kecepatannya sama)' ketika perlombaan berlangsung. Namun terkadang mobil tersebut akan melakukan 'Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) diperlambat', apabila sampai pada bengkel untuk melakukan perbaikan pada mobil tersebut. Sedangkan ketika hendak mencapai garis start, mobil tersebut akan melakukan 'GLBB dipercepat' dengan tujuan mencapai kemenangan.

tugas FISIKA

Helikopter adalah sebuah pesawat yang mengangkat dan terdorong oleh satu atau lebih rotor (propeller) horizontal besar. Helikopter diklasifikasikan sebagai pesawat sayap-berputar untuk membedakannya dari pesawat sayap-tetap biasa lainnya. Kata helikopter berasal dari bahasa Yunani helix (spiral) dan pteron (sayap). Helikopter yang dijalankan oleh mesin diciptakan oleh penemu Slovakia Jan Bahyl.
Dibandingkan dengan pesawat sayap-tetap lainnya, helikopter lebih komplex dan lebih mahal untuk dibeli dan dioperasikan, lumayan lambat, memiliki jarak jelajah dekat dan muatan yang terbatas. Sedangkan keuntungannya adalah gerakannya; helikopter mampu terbang di tempat, mundur, dan lepas landas dan mendarat secara vertikal. Terbatas dalam fasilitas penambahan bahan bakar dan beban/ketinggian, helikopter dapat terbang ke lokasi mana pun, dan darat di mana pun dengan lapangan sebesar rotor dan setengah diameter.

Pesawat yang lebih berat dari udara disebut aerodin, yang masuk dalam kategori ini adalah autogiro, helikopter, girokopter dan pesawat bersayap tetap. Pesawat bersayap tetap umumnya menggunakan mesin pembakaran dalam yang berupa mesin piston (dengan baling-baling) atau mesin turbin (jet atau turboprop) untuk menghasilkan dorongan yang menggerakkan pesawat, lalu pergerakan udara di sayap menghasilkan gaya dorong ke atas, yang membuat pesawat ini bisa terbang. Sebagai pengecualian, pesawat bersayap tetap juga ada yang tidak menggunakan mesin, misalnya glider, yang hanya menggunakan gaya gravitasi dan arus udara panas. Helikopter dan autogiro menggunakan mesin dan sayap berputar untuk menghasilkan gaya dorong ke atas, dan helikopter juga menggunakan mesin untuk menghasilkan dorongan ke depan. Helikopter melakukan GLBB dan pengaruh udara lah yang mempengaruhi.

(maria andromeda xk/25)

tugas FISIKA

Helikopter adalah sebuah pesawat yang mengangkat dan terdorong oleh satu atau lebih rotor (propeller) horizontal besar. Helikopter diklasifikasikan sebagai pesawat sayap-berputar untuk membedakannya dari pesawat sayap-tetap biasa lainnya. Kata helikopter berasal dari bahasa Yunani helix (spiral) dan pteron (sayap). Helikopter yang dijalankan oleh mesin diciptakan oleh penemu Slovakia Jan Bahyl.
Dibandingkan dengan pesawat sayap-tetap lainnya, helikopter lebih komplex dan lebih mahal untuk dibeli dan dioperasikan, lumayan lambat, memiliki jarak jelajah dekat dan muatan yang terbatas. Sedangkan keuntungannya adalah gerakannya; helikopter mampu terbang di tempat, mundur, dan lepas landas dan mendarat secara vertikal. Terbatas dalam fasilitas penambahan bahan bakar dan beban/ketinggian, helikopter dapat terbang ke lokasi mana pun, dan darat di mana pun dengan lapangan sebesar rotor dan setengah diameter.

Pesawat yang lebih berat dari udara disebut aerodin, yang masuk dalam kategori ini adalah autogiro, helikopter, girokopter dan pesawat bersayap tetap. Pesawat bersayap tetap umumnya menggunakan mesin pembakaran dalam yang berupa mesin piston (dengan baling-baling) atau mesin turbin (jet atau turboprop) untuk menghasilkan dorongan yang menggerakkan pesawat, lalu pergerakan udara di sayap menghasilkan gaya dorong ke atas, yang membuat pesawat ini bisa terbang. Sebagai pengecualian, pesawat bersayap tetap juga ada yang tidak menggunakan mesin, misalnya glider, yang hanya menggunakan gaya gravitasi dan arus udara panas. Helikopter dan autogiro menggunakan mesin dan sayap berputar untuk menghasilkan gaya dorong ke atas, dan helikopter juga menggunakan mesin untuk menghasilkan dorongan ke depan.

Selasa, 09 Oktober 2007

Tugas Fisika:contoh benda bergerak

Gambar ini merupakan gambar burung yang sedang terbang.Apabila burung ini terbang dengan kecepatan yang tetap(konstan)dan terbang di lintasan yang lurus,maka burung ini melakukan gerak lurus beraturan(GLB).Tetapi,apabila burung ini terbang dengan kecepatan yang berubah-ubah,maka burung ini melakukan gerak lurus berubah beraturan(GLBB)
Lina.f/X-K/24

Gambar ini adalah gambar sebuah mobil. bila mobil ini bergerak dan berjalan lurus secara beraturan maka disebut GLB(gerak lurus beraturan),,bila tidak beraturan dinamakan GLBB(gerak lurus tidak beraturan)

Senin, 08 Oktober 2007

TuGaS FiSiKa GLB&GLBB


Ini adalah gambar Chris Vermeulen dan motornya yang sedang berada di lintasan. Keadaan ini dapat di katakan sebagai gerak lurus beraturan(GLB)yaitu di mana sebuah benda bergerak lurus dengan percepatan 0 atau tidak mengalami percepatan dan dapat juga di kategorikan sebagai gerak lurus berubah beraturan(GLBB)yaitu di mana sebuah benda bergerak lurus dengan mengalami percepatan atau perlambatan maksudnya saat motor di tambah gasnya maka motor itu mengalami percepatan namun saat akan menghadapi tikungan maka akan mengurangi gas dan mengerem maka akan mengalami perlambatan.
(Benny.H XK/8)
Ini adalah sebuah kapal yang sedang berjalan lurus ke depan.Kapal ini dinyatakan gerak lurus beraturan(GLB) jika kapal ini bergarak lurus ke depan dengan dengan 1 arah saja,dan kecepatan yang konstan dan kecepatan nya tetap.Namun kapal ini juga dapat dikatakan gerak lurus berubah beraturan(GLBB)jika kapal ini berubah arah dan kecepatannya berubah ubah.


Dingly olivia XK-12
Gambar di atas adalah sebuah mobil yang sedang bergerak di atas jalan sebagai lintasannya. Gerak Lurus Beraturan (GLB) adalah keadaan dimana sebuah benda bergerak dengan percepatan nol, jadi kecepatan benda tersebut tetap (konstan). Sedangakan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) adalah keadaan dimana kecepatan sebuah benda berubah secara beraturan.

by: [christ/x-k/09]

TuGaS fiSiKa (GLB_GLBB)


Gambar di samping adalah gambar seorang bayi sedang berjalan. Gerak yang dilakukan oleh sang bayi disebut gerak lurus beraturan (GLB). Dinamakan GLB karena gerakan yang dilakukan oleh bayi tersebut sesuai dengan langkah kaki yang dibuatnya saat dia berjalan. Tetapi, jika langkah kaki yang dibuatnya tidak sama maka gerak yang dilakukannya bisa berarti gerak lurus berubah beraturan (GLBB). Misalnya saja, suatu waktu dia ingin berjalan dengan pelan, lalu kemudian berlari, maka kecepatannya berubah-ubah, tetapi gerakan yang dilakukan oleh sang bayi tetap teratur.
By : Vincentia Poetri Artono X-K/40 (^^)v